Dari Insiden ke Baku Peluk – Sepak Bola Flobamora Cup 2018

Denpasar (flobamoradewata.com) – DUDUK bareng sesama basodara jadi ciri khas Badan Pengurus Flobamora Bali menyelesaikan perkara internal warganya. Dinamika yang sempat memancing naik turunnya adrenalin menyusul insiden kecil saat berlangsung laga sepak bola Ikamatim Bali (Manggarai Timur) vs Rote FC di Stadion Ngurah Rai belum lama ini berujung dengan adegan baku peluk  Ketua Umum Ikamatim Bali Pius Endo dan Kasatgas Flobamora Bali Marthen Umbu Kasedu.

Pius Endo dan Marthen Umbu berangkulan di tengah suasana kekeluargaan

Duduk rembuk basodara itu berlangsung, Jumat (1/6), di Sekretariat Flobamora Bali Jalan Tukad Musi I Nomor 5 Renon, Denpasar. Tatap muka ini diprakarsai Ketua Umum Panpel Flobamora Cup 2018 Ardy Ganggas. Fasilitatornya Ketua Umum Flobamora Bali Yusdi Diaz dan Sekum Fredrik Billy. Duduk bersama di situ antara lain sesepuh Flobamora Bali dan penasehat IKMB Marcel Jemalit, Ketua Umum Ikamatim Pius Endo, Ketua Umum Ikamabar Bali (Manggarai Barat) Domi Ngabut, Sekum Ikkmar Bali (Manggarai) Gonzaga Rana, Ketua Umum Flobamora Dewata Sang Dewi dan Bendahara Umum Angelica Gek dan Lonie Rihi, Sekretaris I Flobamora Bali Syam Kelilauw, Sekretaris II Marcel Paga, dan Ketua Satgas Ikatan Keluarga Manggarai Bali (IKMB) Agus Bugis.

Duduk bareng berlangsung cair. Tak sedikit pun tampak ketegangan di wajah semua peserta pertemuan. “Yang pasti kita sudah sempat komunikasi dulu. Saya sebagai Ketua IKMB, sudah ketemu dengan Ketua Umum Ikkmar, Ikamatim, dan Ikamabar yang difasilitasi Ketua Umum Flobamora Bali Om Yusdi Diaz. Jadi kita ketemu saat ini untuk menuntaskan efek insiden yang terjadi akibat dinamika di lapangan hijau tersebut. Yang pasti tidak ada masalah yang tidak bisa kita selesaikan,” tandas Ketua I Flobamora Bali Ardy Ganggas dalam prolog duduk bareng tersebut.

Kasatgas Marthen Umbu Kasedu saat itu menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang menimpa salah satu warga yang masuk tim saat itu. Ketua Ikamatim Pius Endo pun menyampaikan pesan khusus salah satu pemainnya. “Heri hari ini ke Nusa Lembongan. Dia menyesal tidak bisa hadir. Tetapi, Heri sebenarnya sudah memaafkan dan tidak ingin memperpanjang masalah tersebut. Saya pun atas nama warga Ikamatim Bali menyampaikan permohonan maaf atas peristiwa yang sebenarnya terjadi bukan karena kehendak kita, tetapi begitulah di lapangan,” kata Pius.

Yusdi Diaz dan Fredrik Billy menyinggung memanasnya situasi di luar lapangan juga akibat provokasi yang tidak perlu di media sosial. Tetapi komunikasi di level pucuk pimpinan Flobamora Bali dan Ikamatim, Ikkmar, Ikamabar, dan IKMB ternyata jauh lebih membuka makin lebar jalan untuk menenun solusi.

“Jadi hentikan sudah semua komen dan status yang bisa memancing masalah setelah duduk bersama basodara kita ini berakhir,” seru Yusdi Diaz.

Ardy Ganggas juga mengimbau agar seluruh warga Flobamora Bali tidak lagi mengungkit atau menyinggung insiden kecil yang terjadi saat berlangsung pertandingan Ikamatim Bali dan Rote FC itu. “Mari kita semua menjaga suasana kondusif menyambut sisa pertandingan Flobamora Cup 2018 ini,” kata Ardy Ganggas. SYAMKELILAUW/FLOBAMORADEWATA.COM

Facebook Comments

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com