Flobamora Bali Imbau Warganya Dukung Suasana Damai Songsong Hari Suci Nyepi

ILUSTRASI. Suasana di salah satu tempat di Bali saat Hari Suci Nyepi tahun 2016

Denpasar (flobamoradewata.com) – BADAN Pengurus Ikatan Keluarga Besar (IKB) Flobamora Bali mengimbau warganya di seluruh Pulau Dewata mendukung suasana damai menyongsong Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1939. “Sebagai warga Bali keturunan NTT, kami mengingatkan seluruh warga Flobamora Bali agar tidak melakukan pergerakan berkelompok besar yang berpotensi mengganggu suasana aman dan damai menyambut hari suci umat Hindu ini,” ujar Ketua Umum Flobamora Bali Yusdi Diaz, Minggu (26/3), di Denpasar.

Yusdi mengingatkan agar seluruh warga Flobamora Bali menjaga keamanan akun medsos pribadi dan temannya serta menghindari pesta minuman keras (miras). “Kami perlu mengingatkan ini agar peristiwa yang terjadi pada tahun sebelumnya tidak terulang kembali,” katanya.

Saat menjelang Hari Suci Nyepi tahun 2014 sempat muncul insiden di kawasan Jimbaran yang dipicu oleh konsumsi miras berlebihan. Setahun kemudian, akun medsos salah satu warga bernama John Manek diserang hackers. “Saat itu, akun medsos pribadi John Manek diretas orang tak bertanggung jawab. Ada status yang dibuat orang lain yang muncul di medsos John Manek yang isinya menyinggung perasaan keagamaan umat Hindu saat itu. Padahal, pemilik akun tidak pernah menulis status yang tendensius tersebut,” tambahnya.

Kasus akun medsos yang diretas orang tak bertanggung jawab itu akhirnya dilaporkan John Manek ke Polda Bali. “Sayang sekali status di akun medsos John manek itu didaurulang lagi baru-baru ini. kasus daur ulang ini sudah dilaporkan ke Polda Bali,” katanya.

Adanya peristiwa sebelumnya itulah yang dipandang Flobamora Bali harus menjadi catatan khusus untuk dipetik pelajaran oleh semua warganya. “Jangan sampai hal semacam itu terulang lagi. Jaga keamanan medsos pribadi dan teman, jangan sampai diretas lagi oleh orang tak bertanggung jawab,” pinta Yusdi.

Selain itu, harap Yusdi, warga Flobamora Bali harus mematuhi aturan yang telah digariskan selama perayaan Hari Suci Nyepi. “Seperti jangan menyalakan lampu, memutar musik, jalan-jalan, dan sebagainya saat saudara-saudara kita umat Hindu melaksanakan beratha penyepian pada 28 Maret 2017,” tambahnya.***

Facebook Comments

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com