Tarian Hedung Pukau Masyarakat Bali

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Pulau Lembata tak hanya terkenal dengan atraksi ikan paus. Kabupaten yang sebelum pemekaran, menjad bagian dari kabupaten flores timur menyimpan sejumlah pesona budaya yang unik dan menarik. Keunikan budayanya itu, Minggu (12/6), diperlihatkan kepada ratusan pengunjung yang memadati  Art  Centre Denpasar serangkaian Pesta Kesenian Bali ke-38 dengan tarian Hedung Mohing Danung.

Tarian binaan Sanggar Uyo Lewun, dari Desa Leuwayan, Kecamatan Omesuri, Lembata, ini,  tampil memukau ratusan penonton dari berbagai daerah, termasuk warga Bali asal NTT. “Tarian ini menceritakan gotong royong masyarakat NTT khususnya di Lembata saat mulai membuka ladang baru sampai dengan memanen hasilnya. Tiap gerak dan musiknya menceritakan aktivitas para petani dan ibu-ibu, saat membuka ladang, mencangkul, menanam, memelihara sampai memanen,” kata Ketua Sanggar Uyo Lewun, Fransiskus Paya, usai pementasan.

Untuk tarian ini dipentaskan 12 personil laki dan perempuan yang semuanya siswa SMP Kelas 7 St. Pieter Lolondolor. “Tiap  Selasa anak-anak punya jadwal latihan. Ini merupakan program seni dan budaya OSIS. Setelah mendapat informasi tampil di PKB tahun ini, porsi latihan mulai ditambah. Tiap ada waktu luang anak-anak selalu latihan biar tampil memuaskan di PKB,” ujar Frans Paya.

Sementara  Ketua Flobamora Bali, Yoseph Yulius Diaz mengapresiasi pemerintah Provinsi NTT yang setiap tahun melihat momentum PKB sebagai sarana promosi pariwisata dan seni budaya NTT. “Tiap tahun kami Flobamora selalu mendapat tembusan surat dari Pemda agar Flobamora Bali membantu dan mensupport kegiatan tim kesenian NTT dari NTT. Mulai dari pawai sampai penampilan di taman budaya Art Center,”kata Yusdi sapaan akrabnya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Yusdi menambahkan tahun ini juga Flobamora Bali mendapat kepercayaan serupa. Hanya saja di H-1 ada sedikit mis komunikasi dengan salah seorang personil panitia PKB. “Kami protes dengan sikap Gung Raka (panitia PKB) sepertinya tidak tahu, dan mengabaikan peran kami Flobamora. Padahal surat dari sana (pemerintah NTT-red) sudah beberapa bulan lalu dikirim ke panitia PKB dan tembusan ke Flobamora,” kata Yusdi mengingatkan agar di tahun yang akan datang hal seperti ini jangan terulang lagi. “Kalau ada kegiatan dari pemerintah NTT, kabupaten/kota NTT di Bali, Flobamora sudah pasti mendapat informasi resmi untuk mendukung dan mensukseskan acara tersebut. Tidak ada lain, selain Flobamora ,” tandas Yusdi Diaz. AGUS AD

Facebook Comments

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com